Terkait Korban Ledakan di Pabrik Kembang Api, Ini Pemaparan Menaker

Terkait Korban Ledakan di Pabrik Kembang Api, Ini Pemaparan Menaker – PT Panca Buana Sinar Berhasil cuma mendaftarkan 27 orang ke BPJS Ketenagakerjaan dari 103 pegawai pabrik kembang barah yang meledak.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dahkiri mengatakan perusahaan itu laksanakan pelanggaran karna cuma mendaftarkan beberapa pegawainya ke BPJS.

” Dari 103 pegawai, cuma 27 jadi berarti ini kan PDS (Perusahaan Daftar Beberapa) ini pelanggaran, cuma mendaftarkan beberapa pekerja, ” kata Hanif pada wartawan di RS Tangerang, Jalan Ahmad Yani, Tangerang, Minggu (27/10/2017) .
Baca juga : 27 Pegawai Kebakaran Pabrik Kembang Barah Tercatat di BPJS-TK

Untuk Itu, Kementerian Tenaga Kerja juga akan memberi hukuman pada perusahaan itu. Tetapi Hanif belum juga menuturkan hukuman yang juga akan diberi.

” Itu pelanggaran yang juga akan kita kerjakan hukuman. Untuk sanksinya kita tunggulah hasil dari pengawas ketenagakerjaan, ” kata Hanif.

Hanif mewajibkan pada perusahaan itu buat membayar cost perawatan korban yg tidak memperoleh BPJS. Diluar itu, santunan buat korban wafat minimum sama seperti yang didapatkan BPJS sebesar 170 hingga 180 juta rupiah.

” Untuk yang diluar BPJS, buat perawatan RS ataupun untuk yang telah wafat itu mesti di jamin oleh perusahaan dengan nilai minimum sama dengan santunan yang didapatkan BPJS, ” kata Hanif.

Sesaat itu, Hanif serta BPJS memberi santunan pada tiga korban wafat dalam insiden pabrik itu. Ke-3 orang itu yaitu Slamet Rahmat, Iyus Hermawan, Naya Sunarya.

Mereka telah tercatat di BPJS Ketenagakerjaan. Hanif ditemani oleh Direktur Paling utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto memberi pada paka waris almarhum di Ciputra Hospital.