Seorang Pengedar Sabu Jaringan Lapas Cilegon Diamankan Polisi

Seorang Pengedar Sabu Jaringan Lapas Cilegon Diamankan Polisi – MS (22) , pemuda asal Kampung Pabuaran Desa Sukamantri, Kabupaten Tangerang, terpaksa sekali meringkuk di sel tahanan Mapolresta Tangerang. Penangkapan pemeran berjalan pada Minggu 26 November awal hari, seputar waktu 00. 00 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Wiwin Setiawan menuturkan, MS dengan sebutan lain Pendil bisa dibuktikan jual/beli serta menyimpan sabu yg disimpan pemeran didalam tas pinggang warna biru.

Dari tangan pemeran, polisi sukses mengambil satu buah timbangan digital, duit Rp 600 ribu, satu handphone brand Samsung, satu plastik bening berisikan sabu dengan berat 35 gr.

Saat sebelum laksanakan penangkapan, tim Resmob Polresta Tangerang merasa kabar terdapatnya transaksi narkoba di Pasar Kemis. Sesudah itu, jelas Wiwin, unit Resmob Sat Reskrim Polresta Tangerang di pimpin oleh Iptu Kudratullah menuju area.

Sesampainya di area sekira jam 00. 10 WIB. seseorang laki laki mencurigakan yg dikira bakal bertransaksi narkoba. Lantas dilaksanakan pengecekan oleh tim.

” Benar ada barang untuk bukti sabu yg dia taruh di bungkus rokok mild yg di dalamnya ada satu paket narkotika model sabu, ” kata Wiwin, Minggu (26/11) .

Dari info MS, dirinya sendiri beroleh narkotika model sabu itu dari AA, sebagai narapidana Lapas Cilegon. Sesudah itu, menurut pernyataan MS masihlah menyimpan narkotika model sabu dirumah yg beralamat di Kp. Pabuaran Rt. 02/01 Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis.

” Tim menggeledah kepada kamar itu serta diketemukan satu plastik bening berisikan narkotika model sabu dengan berat 35 gr, sesudah itu tersangka serta barang untuk bukti dibawa ke Polres Kota Tangerang faedah sistem penyelidikan serta penyidikan seterusnya, ” tutup Wiwin.

Karna perbuatan MS (22) , bisa dibuktikan menyimpan serta membawa Narkotika model sabu serta atau beli serta jual narkotika model sabu sama seperti disebut dalam Pasal 112 ayat 1 serta atau Pasal 114 ayat 1 UU RI no 35 th. 2009 perihal Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara sekurang-kurangnya 4 th. penjara.