Sasaran Penuhi 40% Keperluan Susu Nasional Pada 2020 Juga Dapat Terwujud

Sasaran Penuhi 40% Keperluan Susu Nasional Pada 2020 Juga Dapat Terwujud – Peternak sapi perah lokal menuntut pemerintah selekasnya membuat pasar serta harga jual yang bagus bila menginginkan produksi Susu Fresh Dalam Negeri (SSDN) bertambah mutunya.

Begitu, sasaran penuhi 40% keperluan susu nasional pada 2020 juga dapat terwujud.

” Karna, bila peternak lokal dilewatkan berkompetisi dengan industri besar pengimpor bahan baku susu yang harga nya lebih murah, tentu kalah, ” kata Sekretaris Jenderal Perhimpunan Peternak Sapi serta Kerbau Indonesia (PPSKI) Rochadi Tawaf dalam info yang di terima Senin (26/3/2018) .

Apa pun ketentuannya, bila tanpa ada implementasi serta campur tangan yang riil, sasaran pemerintah penuhi keperluan susu nasional juga akan selama-lamanya hanya wacana.

Pekerjaan pemerintah yaitu meyakinkan SSDN miliki pasar serta harga jual layak.

” Paling tidak, SSDN mesti memperoleh market share seluas-luasnya serta terserap penuh didalam negeri, ” katanya.

Sekarang ini, kata Rochadi meneruskan, harga jual susu fresh di tingkat peternak lokal sekitar Rp5. 000-6. 000 per liter.

Untuk Industri Pemrosesan Susu (IPS) , harga itu masih tetap lebih mahal di banding harga import bahan baku susu.

Walau sebenarnya untuk peternak lokal angka itu masih tetap begitu rendah, bahkan juga untuk tutup biaya produksi susu saja terkadang tidak cukup.

Meskipun demikian, PPSKI begitu mengapresiasi lahirnya Ketentuan Kementerian Pertanian (Permentan) Nomor 26 Th. 2017 mengenai Peredaran Susu.

Sebab, ketentuan ini mengamanatkan terwujudnya kemitraan IPS dengan peternak lokal. Termasuk juga mendorong IPS untuk menyerap SSDN sebanyak-banyaknya jadi bahan baku paling utama product mereka.

” Saat ini, tinggal bagaimana keseriusan pemerintah dalam mengaplikasikan regulasi itu. Karna, hukuman untuk IPS yang tidak mematuhi harus juga diaplikasikan dengan tegas, ” kata Rochadi.

” Sebagian kementerian yang mempunyai kaitan dengan SSDN harus juga sama-sama bekerjasama, atau semuanya juga akan sia-sia, ” imbuhnya.