KH Ma’ruf Amin Merespon Penerbitan Buku Nikah

KH Ma’ruf Amin Merespon Penerbitan Buku Nikah – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) , KH Ma’ruf Amin memberi respon peraturan Kemenag terkait penerbitan kartu nikah. Ma’ruf menyebutkan Komisi Fatwa MUI bakalan membicarakan butuh atau mungkin tidak penerbitan kartu nikah.

” Kita lihat kelak, diulas di Komisi Fatwa kelak butuh apakah tidaknya. Itu berubah menjadi agenda nasional, ” kata Ma’ruf Amin kala diminta respon, di kantor MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/11/2018) .

Ma’ruf memaparkan rapat yg ini hari diadakan di MUI bukan buat membicarakan bab kartu nikah. Menurut dia, ulasan kartu nikah bakal dilaksanakan dengan cara privat.

” Tak, itu ada privat sendiri. Kebanyakan di komisi fatwa atau di ijtimak ulama. Bila ini (ini hari) memang (membicarakan) program, program-program yg tersangkut baik soal-soal yg tersangkut ekonomi, sosial, bab kesatuan, ukhuwah, ” jelas Ma’ruf.

Menag, Lukman Hakim Saifuddin awal kalinya mengatakan, penerbitan kartu nikah bukan buat mengambil alih buku nikah. Lukman menyebutkan buku nikah tetap jadi dokumen sah.

” Kehadiran kartu nikah itu implikasi masuk akal dari peningkatan metode penerapan manajemen pernikahan atau yg dimaksud Simkah. Kartu nikah bukan jadi substitusi buku nikah. Buku nikah terus terbangun serta terus ada. Sebab itu merupakan dokumen sah, ” kata Lukman dalam info terdaftar seperti dilansir, Selasa (13/11/) .

” Ini merupakan penambahan kabar dalam rencana biar lebih meringankan tiap-tiap warga penduduk buat apabila satu kala dibutuhkan data-data kependudukan serta status perkawinannya, ” sambung Lukman.