Karena Dendam Pekerja Karaoke Bunuh Dua Sahabatnya

Karena Dendam Pekerja Karaoke Bunuh Dua Sahabatnya – Ikatan persahabatan umumnya juga akan dibumbui dengan sama-sama tolong membantu. Tetapi, di Garut, Jawa Barat, seseorang pria malah lakukan tindakan pembunuhan saat dua rekannya terjatuh dari motor.

Tindakan itu di ketahui dikerjakan oleh tersangka berinisial ML (40) warga Kampung Nagara Tengah, Desa Cimanganteun Kecamatan Tarogong Kaler, Garut. Sedang korbannya yaitu Sandi Budiman (32) serta Erik Hidayat (33) .

Kabid Humas Polda Jawa barat, Kombes Pol Yusri Yunus menyebutkan momen itu berlangsung pada Kamis (16/11/2017) sekira jam 02. 00 awal hari di Jl Raya Samarang Kp Jati Desa Cinta Rakyat Kec Samarang Kabupaten Garut.

Yusri mengatakan tersangka disangka membunuh korban dengan modus seolah-olah kecelakaan jalan raya.

Peristiwa bermula pada hari Rabu (15/11/2017) waktu ketiganya usai bekerja jadi penjual minuman keras di karooke. Sandi serta Erik dalam kondisi mabuk pergi boncengan dengan mengendarai sepeda motor menuju ke Cikajang-Garut karna ada kepentingan.

Lihat keduanya pergi, ML yang dalam dampak minuman keras serta miliki dendam pergi membuntuti seseorang diri dengan mengendarai sepeda motor.

Waktu melaju di Jl Raya Samarang Garut, motor yang dikendarai Sandi serta Erik masuk lubang jalan sampai jatuh ke arah kanan. Lihat rekannya jatuh, tersangka menghampirinya.

Karna tersangka terlebih dulu jengkel pada Sandi yang telah lama tidak kembalikan motor kepunyaannya yang dipinjam, ditambah motornya rusak karna jatuh dan persoalan pembagian hasil jual beli minuman keras ditempat kerja. Tersangka lalu melampiaskan amarahnya.

Dalam kondisi geram, tersangka lihat sebilah pisau yang dibawa oleh Erik. Tanpa ada fikir panjang, tersangka menusuk Sandi ke arah dada serta menghujamkan pisau itu ke leher Erik.

Kemudian tersangka menjauh dari ke-2 korban karna di waktu berbarengan, mobil patroli Polsek Samarang melewati ruas jalan itu.

Polisi berhasil menguber serta menangkap tersangka. Tetapi waktu di tanya polisi, tersangka berkilah perginya dari tempat peristiwa karna ingin mencari pertolongan karna rekannya alami kecelakaan. Waktu itu anggota Polsek Samarang yakin serta masalah itu dilimpahkan ke unit Laka Lalu Polres Garut. Pada akhirnya korban di ambil dari RS Umum Dr. Selamet Garut oleh keluarganya untuk dimakamkan.

Tetapi, masalah itu terbongkar pada hari Senin (4/12/2017) waktu orang-tua Sandi melapor ke reskrim Polres Garut berkaitan kejanggalan kematian anaknya.

” Ketika memandikan jenazah tampak ada luka sisa tusukan di dada samping kiri, namun waktu itu korban belum juga terpikir untuk memberikan laporan kejanggalan itu pada pihak kepolisian serta besok paginya segera dimakamkan, ” tutur Yusri berdasar pada laporan orang-tua Sandi.

Atas basic laporan polisi itu pada akhirnya Unit 2 Reskrim Polres Garut lakukan penyelidikan, sampai pada akhirnya pada 11 Desember sekitaran jam 20. 00 wib, ML dibawa ke Polres Garut. ” Sesudah dikerjakan kontrol tersangka mengaku semuanya tindakannya, ” terang Yusri.

Beberapa tanda bukti juga berhasil diamankan, salah satunya satu unit sepeda motor Yamaha Mio Z warna putih no pol : Z-5964-FN, sebilah pisau, satu kaos warna putih bertuliskan BLOOD ada bercak darah yang digunakan tersangka, baju kaos serta jaket kulit warna hitam punya Sandi serta baju kaos dan celana jeans warna biru punya Erik.