Ibu Negara AS Tumbangkan Pohon Magnolia

Ibu Negara AS Tumbangkan Pohon Magnolia – Pohon Magnolia di bagian barat Gedung Putih, Washington, Amerika Perkumpulan (AS) , mempunyai histori panjang mulai sejak ditanam pada 1800-an. Pohon itu jadi pemberi tanda atas keji-nya kampanye politik di AS semasa Presiden Andrew Jackson pada 1828. Saat ini ibu negara AS, Melania Trump, mengambil keputusan untuk menumbangkan pohon itu.

Pohon yang terpampang dalam lembar uang pecahan 20 dollar AS cetakan 1928-1998 itu umum dimaksud Magnolia Jackson. Presiden AS ke-7, Andrew Jackson, berniat menanam pohon itu untuk memperingati kematian istrinya, Rachel, pada 1828.

Saat itu keceriaan pesta kemenangannya jadi presiden AS dipilih berlalu cepat. Istrinya mulai sakit-sakitan sampai wafat. Pasangan itu sudah lewat masa kampanye yang menyakitkan.

Jackson terserang oleh lawan politiknya, John Quincy Adams dengan gosip perceraian, perdagangan budak, hinggga pembantai suku Indian. Histori AS mencatat kampanye pada 1828 jadi kampanye politik penuh caci maki. Jackson-pun menyalahkan serangan lawan politiknyalah yang mengantar istrinya pada kematian.

” Dihadapan orang suci ini. Saya dapat serta memaafkan musuh saya. Namun beberapa orang yang memfitnahnya mesti memohon Tuhan untuk belas kasihan, ” ucapnya saat itu seperti ditulis oleh Wesley O. Hagood dalam bukunya Presidential Seks : From The Founding Fathers to Bill Clinton.

Diatas kalimat tersebut pohon Magnolia di bagian barat Gedung Putih tumbuh. Ia jadi pohon paling besar serta tertua dari tiga pohon di bagian barat. Dahannya tutup jendela lantai 1, ruangan makan kenegaraan.

Keberadaannya sudah isi histori Gedung Putih. Pada 1994 satu pesawat bermesin tunggal jatuh dibagian selatan Gedung putih. Puing pesawat itu berantakan serta mengakibatkan ranting terbesarnya patah.

Sebagian ibu negara AS memakai pohon itu jadi ide. Istri Presiden AS ke 43 George W. Bush, Laura Bush, memerintahkan pembuatan satu set porselen yang dinamakannya ‘The Magnolia Residence China’ yang dilukis dengan daun magnolia serta bunganya.

Sedang Michelle Obama, istri bekas Presiden Barrack Obama, kirim bobot pohon Magnolia itu ke Departemen Pertanian AS untuk ditanam di kebun komune punya mereka pada 2009. Ia juga membawa bibit pohon itu untuk diberi pada rakyat Kuba semasa kunjungan suaminya pada 2016.

Tetapi saat ini histori pohon itu harus selesai. Laporan CNN mengatakan spesialis pohon-pohon dari US National Arboretum tengah mengobservasi pohon itu serta mereferensikan penebangan pohon itu walau pelestarian Magnolia Jackson telah berulang-kali dikerjakan.

” Pohon itu begitu tergantung pada support buatan. Tanpa ada pemasangan kabel, pohon itu telah gugur bertahun-tahun kemarin. Sekarang ini system kabel telah tidak berhasil serta sudah menembus susunan kayu yang begitu tidak tebal, ” catat dokumen yang didapat CNN.

Persoalan Magnolia Jackson, masih tetap menurut dokumen itu, telah berlangsung lima dasa warsa kemarin. Pokok pohon sudah keluar dari dasarnya serta mengakibatkan kerusakan kulit batang.

Pada 1970-an batang paling utama pohon sudah patah serta meninggalkan rongga besar. Rongga itu lalu berisi semen serta ranting-rantingnya disangga dengan kabel. System penyanggaan dengan kabel ini diperkembang sekali lagi pada 1981.

Ketentuan penebangan dikerjakan oleh ibu negara AS, Melania Trump, sesudah lihat laporan itu. Ia telah membahas pada beberapa staf-nya tentang beragam pilihan aksi yang dapat dikerjakan.

” Dia yakin beragam usaha telah dikerjakan untuk melestarikan pohon bersejarah itu, saat ini ia lebih mencemaskan keselamatan pengunjung serta jurnalis yang seringkali berdiri di pohon itu, ” ucap Direktur Komunikasi Trump, Stephanie Grisham.

Trump sendiri telah memohon kayu pohon itu untuk dilestarikan. Penebangan pohon itu juga akan dikerjakan pada minggu ini.

Info yang didapat CNN mengatakan Trump tengah mempersiapkan pohon pengganti dari bibit yang sama. Gagasannya bibit itu juga akan ditanam ditempat yang sama. Begitu, histori Magnolia Jackson- diinginkan juga akan juga selalu berlanjut.