Cak Imin Menurut Daniel Sangatlah Mengapresiasi Tanggapan Cepat Susi

Cak Imin Menurut Daniel Sangatlah Mengapresiasi Tanggapan Cepat Susi – Menteri Kelautan serta Perikanan Susi Pudjiastuti mengakui pihaknya udah laksanakan perundingan dengan nelayan saat sebelum mengambil kebijakan.
Perihal tersebut dibantah Wakil Ketua Komisi IV DPR, Daniel Johan.
” Bagaimana kemungkinan Ibu Susi dapat laksanakan perundingan lebih dahulu dengan nelayan, lantaran seluruh kebijakannya itu di ambil dengan cara sepihak tdk lama sehabis dilantik jadi menteri, ” kata Daniel dalam info terdaftar, Jumat (28/4/2017).
Daniel menemani Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin bersua nelayan Pantura di Tegal.
Cak Imin menurut Daniel sangatlah mengapresiasi tanggapan cepat Susi. Bahkan juga Cak Imin mengajak biar dialog serta perundingan itu mampu lekas terwujud.
Cak Imin siap memfasilitasi dialog pada Ibu Susi dengan nelayan se-nusantara bersama-sama sekitar lebih 30-an asosiasi nelayan yg hidupnya jadi miskin lantaran akibat dari bermacam kebijakannya.
” Sebab itu diantara satu yg dikehendaki semua nelayan terdampak termasuk juga di Tegal tempo hari. Nelayan udah tunggu dua 1/2 th. utk dialog terbuka. Bahkan juga dialog yg pernah dilaksanakan di Istana di depan presiden tidak sukses disebabkan sikap Ibu Susi yg tak ingin mendengar bahkan juga marah-marah emosi, ” terang Daniel.
Persoalan mendasar dari bermacam kebijakan Menteri Susi, kata Daniel, dikarenakan kebijakan itu di ambil tanpa ada lebih dahulu laksanakan dialog, sistem kajian ilmiah baik dengan cara tekhnis, ekonomi, serta sosial, tanpa ada konsultasi umum atau pengenalan, sama seperti amanat UU No 30/2014.
” Marilah kita mewujudkan dialog itu, bahkan juga Cak Imin siap fasilitasi live di TVRI maka seluruh jadi terang serta gamblang. Arah Cak Imin cuma satu, keyakinan rakyat mesti sungguh-sungguh kita menjaga. Jangan sempat rakyat kecewa terlampau dalam dengan pemerintahnya sendiri. Ini bentuk cinta Cak Imin terhadap Presiden termasuk juga ke Ibu Susi, ” terang Daniel.
KKP didirikan Gus Dur saat kali pertama utk sejahterakan nelayan, kata Daniel, bukan hanya tambah bikin susah nelayan.
” Mari bersama-sama Presiden Jokowi serta Ibu Susi kita sejahterakan nelayan, ” kata Wasekjen PKB itu.