Bersama 4 Saksi, Khofifah Diperiksa Di Polda Jatim Terkait Kasus Rommy

Bersama 4 Saksi, Khofifah Diperiksa Di Polda Jatim Terkait Kasus Rommy – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tengah menekuni pengecekan di Polda Jawa Timur oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Pengecekan berhubungan dengan perkara perkiraan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) yg menangkap Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengemukakan, Khofifah dikontrol berbarengan empat saksi yang lain dari bagian petinggi di Kantor Kemenag Jawa Timur.

” Ini siang, dari kabar yg saya peroleh dari team penyidik di Surabaya, ada lima orang saksi yg tengah dikontrol di Ditkrimsus Polda Ja-tim, termasuk juga saksi Khofifah, Gubernur Ja-tim, ” kata Febri kala dilakukan konfirmasi, Jumat (26/4) .

Dikira, pengecekan Khofifah berkat pernyataan Rommy yg menyebutkan Khofifah pernah menyarankan terduga Haris Hasanuddin berubah menjadi Kakanwil Kemenag Jawa Timur.

” (Khofifah serta empat orang yang lain) didalami pengetahuan mereka terkait terduga HRS (Haris Hasanuddin) , ” kata Febri.

Awal mulanya, Eks Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy gak menolak dirinya sendiri turut menyarankan Haris Hasanuddin jadi Kakanwil Kemenag Jawa Timur. Bahkan juga, menurut Rommy, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut menyarankan Haris.

” Kemudian Ibu Khofifah Indar Parawansa umpamanya, beliau Gubernur dipilih yg benar-benar mengemukakan ‘Mas Rommy, percayakan dengan Haris, lantaran Haris ini orang yg tugasnya bagus’, ” kata Rommy mengulangi banyak kata Khofifah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat 22 Maret 2019.

” Jadi Gubernur dipilih pada kala itu beliau mengemukakan ‘kalau Mas Haris saya udah kenal kemampuannya, hingga ke depan kerjasama dengan Pemprov itu lebih baik’, ” kata Rommy tetap mengulangi banyak kata Khofifah.

Dalam perkara ini KPK mengambil keputusan eks Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Rommy jadi terduga perkara perkiraan suap pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) . Romahurmuziy dikira terima suap sebesar Rp 300 juta berkenaan seleksi jabatan di lingkungan Kemenag tahun 2018-2019.

Tidak cuman Romahurmuziy KPK pun mengambil keputusan dua orang yang lain ialah, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ) serta Kepala Kantor Daerah Kemenag Propinsi Jawa Timur, Haris Hasanuddin (HRS) . Kedua-duanya dikira menyogok Rommy biar dapatkan jabatan di Kemenag.

KPK menemukannya kalau Rommy gak cuma bermain pada proses jual beli jabatan di Kanwil Kemenag Jawa Timur. KPK mengakui terima banyak laporan kalau Rommy bermain di banyak daerah di Tanah Air. KPK lantas janji bakal memahami perihal itu.

Dalam mainkan pengisian jabatan di Kemenag, Rommy dibantu pihak internal Kemenag. KPK lantas udah menyimpan nama pelaku itu. Tetapi instansi antirasuah tetap tutup rapat siapa pelaku itu.

KPK sudah merazia sejumlah area di Kemenag. Satu diantaranya area Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin. KPK menemukannya uang Rp 180 juta serta USD 30 ribu kala merazia area kerja Lukman sebagai kader di partai yg di pimpin Rommy.