Bagus Bawana Putra Mengakui Menjadi Kornas Prabowo

Bagus Bawana Putra Mengakui Menjadi Kornas Prabowo – Bagus Bawana Putra (BBP), yang mengakui menjadi Ketua Dewan Konsolidasi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo, jadi terduga pembuat serta penebar hoaks surat nada tercoblos. Tim calon presiden Prabowo Subianto kompak akan tidak membuat perlindungan BBP.

Penegasan ini dikatakan Direktur Relawan Tubuh Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Ferry Mursyidan Baldan. Ferry menjelaskan relawan paslon nomer urut 02 tidak mempunyai SK menjadi team yang menolong pemenangan. Ferry minta beberapa relawan memiliki komitmen memenangi Prabowo-Sandiaga. Bila tidak, mereka automatis gugur.

Jadi jelas doktrin kita ialah, jika ada ingin jadi relawan, mesti memenangi. Jika Anda lakukan beberapa hal merugikan, automatis gugur. Kelonggaran keleluasaan sebab dasarnya relawan. Anda ingin jadi relawan apakah jadi beban Prabowo-Sandi,” tutur Ferry di alat center Prabowo-Sandiaga, Jl Sriwijaya 1, Kebayoran Baru, Jaksel, Rabu (9/1).

Demikian juga dengan Sandiaga, yang minta pembuat hoaks mesti ditindak tegas. Akan tetapi dia menyatakan tidak kenal benar-benar BBP.

“Kelak disikapi sah BPN (masalah Bagus Bawana). Tetapi saya terangkan pihak manakah juga mesti diolah seadil-adilnya, janganlah tebang pilih. Tidak bisa ada yang tajam ke samping, tumpul ke atas. Jangan pernah berlangsung, mesti diolah setransparan mungkin dengan berkeadilan. Jangan pernah kita memunculkan tidak percaya yang baru,” jelas Sandiaga di alat center Prabowo-Sandiaga.

BBP dijaring polisi dengan Masalah 14 ayat 1 Undang-Undang Nomer 1 Tahun 1946 mengenai Ketentuan Hukum Pidana. Intimidasi hukumannya optimal 10 tahun penjara.

Polisi masih tetap memahami motif BBP membuat serta sebarkan hoaks surat nada tercoblos. BBP membuat rekaman nada masalah hoaks surat nada tercoblos lantas menyebarkannya sampai jadi viral di sosial media.

Wakil Ketua Dewan Penasehat BPN Prabowo-Sandiaga, Hidayat Nur Wahid, terasa BBP merugikan pihaknya sebab mencatut nama Prabowo. Hidayat menyebutkan BBP wajar diperkarakan.

“Menurut saya sich, wajar jika BPN Prabowo-Sandi memperkarakan yang berkaitan sebab ia telah mencatut nama serta mengkaitkan dengan BPN Prabowo-Sandi,” katanya di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/1).